Cara Cek Imei Android Resmi Atau Tidak

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

Belakangan ini di Negeri kita yang tercinta ini memang sedang dihebohkan dengan kabar terbaru dari Regulasi Telekomunikasi yang menciptakan Shock beberapa pihak yang memang terkena imbasnya, kabar ini memang sudah resmi dikonfirmasi oleh pemerintah, yaitu yakni terkait pemberlakukan IMEI pada Smartphone yang beredar ditanah air kita ini.

Seperti yang kalian ketahui, semua Smartphone, Tablet ataupun sebuah Featured Phone (HP Jadul) yang mempunyai kemampuan untuk bisa menangkap Signal Seluler, maka sudah dipastikan akan mempunyai sebuah Nomor unik yang disebut dengan IMEI.

  1. IMEI sendiri mempunyai arti International Mobile Equipment Identity yang dalam implementasinya akan memakai Angka (Numeric) berjumlah 15 angka yang mana setiap IMEI pada sebuah Perangkat Seluler itu dipastikan tidak sama.

Selanjutnya, IMEI tersebut dibentuk bukan tanpa maksud, selain untuk sebuah ID pengenal dari Perangkat Telekomunikasi / Seluler tersebut, IMEI juga bisa dipakai untuk tujuan lain yang lebih besar.

Salah satunya yang akan kita bahas kini ini yakni IMEI yang akan dikontrol penggunaannya oleh pihak berwenang dalam kasus ini yakni Pemerintah dari Negara kita ini.

Terkait dengan pembahasan utama kita kali ini, secara umum Smartphone atau Perangkat Seluler yang masuk ketanah air kita ini, sejatinya ada sebagiannya yang masuk dari jalur tidak resmi, atau kerap disebut dengan Perangkat Black Market, Distributor ataupun Batam.

Secara umum kalau kalian membeli sebuah Perangkat Black Market, maka sudah niscaya kalian akan diuntungkan dengan harga jual yang lebih murah, alasannya yakni intinya Smartphone jenis ini memang tidak masuk secara resmi ke Indonesia.

Sehingga, tidak melalui proses pajak, maka masuk akal kalau harga jualnya menjadi lebih murah dari pada Perangkat yang masuk secara resmi dan legal.

Pada pembahasan kita kali ini, kami hanya akan khusus berbicara terkait permasalah untuk jenis Perangkat Elektronik berupa Smartphone Android saja, alasannya yakni intinya ditanah air kita ini memang perangkat Smartphone Android lah yang paling banyak kasus distribusi secara illegalnya.

Smartphone Android Illegal

Jika, kalian masih gundah terkait pembagian terstruktur mengenai Illegal tersebut, maka disini kami akan membantu kalian untuk bisa melaksanakan Identifikasi tersebut, apakah Smartphone Android yang kalian gunakan kini itu Illegal atau tidak.

Umumnya, sebuah Smartphone Android yang Illegal itu bisa dengan gampang untuk kalian kenali, hal yang paling gampang untuk bisa diketahui yakni pada ketika kalian membeli Smartphone Android tersebut, apakah secara Online dan apakah harganya lebih murah?

Biasanya, Smartphone Illegal (Black Market) tersebut memang dijual dengan harga yang lebih rendah, selilih harganya pun juga terbilang lumayan, yaitu berkisar dari 100 rubuan hingga 300 ribuan dari harga resminya.

Selain itu biasanya Smartphone Android Illegal itu akan mempunyai tipe Garansi yang berbeda, menyerupai :

  • Garansi Distributor
  • Garansi Personal (Biasanya untuk Smartphone Second)

Nah, kalau ketika kalian membeli sebuah Smartphone Android, maka di dalam pembelian tersebut tidak disertakan informasi terkait Garansi Resmi, maka besar kemungkinan Smartphone Android yang kalian miliki yakni Illegal.

Selanjutnya, dari Fisik pun bersama-sama bisa untuk kalian Identifikasi dengan mudah, menyerupai :

  1. Versi Firmware yang digunakan, biasanya Firmware sebuah Smartphone Android itu secara resmi akan didistribusikan dengan Kode tertentu, sesuai dengan Regionalnya.
  2. Biasanya Smartphone Android branded yang masuk pasar Indonesia itu biasanya sudah berkerja sama dengan Importir resmi atau pabrik resmi asal Indonesia, yang biasanya bisa kalian lihat pada bagian belakang Dus Smartphone Android, menyerupai PT. Selalu Bahagia atau yang berasal dari Indonesia.
  3. Dari Kepala Charger pun juga bisa dilihat, alasannya yakni biasanya Smartphone Android yang masuk resmi ke Indonesia itu dipastikan sudah mengikuti Standard SNI yang berlaku, sehingga dipastikan kalian bisa pribadi memakai Kepala Charger tersebut, tanpa perlu memasangkan Converter tambahan.
  4. Tidak ada embel-embel nama Provider seluler, menyerupai Docomo, Verizon, Sprint dan lainnya, alasannya yakni kalau ada nama-nama ini, sudah terang 100% Smartphone Android yang kalian pakai itu Illegal.
  5. Biasanya tidak Support Frekuensi Signal Negeri kita sepenuhnya, bahkan dibeberapa Smartphone Android Illegal itu, biasanya tidak bisa memakai jaringan 4G secara default.
  6. Nama Sticker Garansi yang ada di Dus Pembelian juga bisa menentukan, apakah Smartphone Android kalian resmi atau tidak, umumnya kalau resmi itu ada garansi menyerupai TAM, kalau Sticker Garansi berbahasa inggris atau bahasa china, you know lah!
  7. Dapat diketahui dengan Identifikasi Nomor IMEI (Ini yang akan kita bahas dibawah ini)

Nah, dengan beberapa Clue diatas, maka seharusnya kini ini kalian sudah bisa mengidentifikasi, apakah Smartphone Android kalian resmi atau tidak, alasannya yakni kalau kalian memakai Smartphone Android Illegal, maka kalian akan sangat dirugikan kini ini.

Karena, Pemerintah Negara Indonesia, melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika, telah mengeluarkan Regulasi gres yang akan menciptakan jera pengguna Smartphone Android Illegal ataupun Seller / Distributornya.

Peraturan Blokir IMEI Android Terbaru

Nah, pada peraturan yang sudah resmi disetujui ini, maka penyebaran Smartphone Android Illegal akan bisa tertahan secara Significant, alasannya yakni Smartphone Android Illegal tidak akan bisa lagi untuk memakai layanan Provider Seluler ditanah air kita ini!

Sehingga, kalian tidak akan bisa memakai layanan Komunikasi termasuk Internet yang disediakan oleh bermacam-macam Operator Seluler tanah air kita, kalau Smartphone Android yang kalian gunakan itu tertangkap berair Illegal.

Mekanisme yang dipakai disini yakni terkait pemanfaatan IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang dipastikan ada pada setiap Smartphone Android, umumnya kalau Smartphone Android itu secara resmi masuk ke Indonesia, maka sudah terang segala jenis Informasi dari Smartphone Android bersangkutan, termasuk IMEI akan terdaftar databasenya.

Jika, Smartphone Android kalian Illegal (Batam, Black Market, Distributor), maka sudah terang nomor IMEI tersebut tidak terdaftar dalam database di negeri kita ini, sehingga hal inilah yang dimanfaatkan oleh pemerintan negara kita.

Yaitu, akan diberlakukannya Sistem Blokir IMEI pada Smartphone Android yang Illegal, sehingga Smartphone Android tersebut, tidak akan pernah bisa memakai layanan Telekominikasi Seluler lagi dengan memakai layanan Provider atau Operator resmi dari Indonesia, menyerupai Telkomsel, XL, Indosat, 3 dan lainnya.

Merugikan bukan? ya! sudah terang sangat merugikan, apalagi kalau kalian membeli sebuah Smartphone Android Illegal dengan harga yang tinggi, tetapi nantinya tidak bisa memakai Layanan Telekomunikasi dalam negeri, maka sudah terang sangat tidak worth it.

Tetapi, bersama-sama kalian masih tetap bisa menikmati layanan Internet tersebut ditanah air kita ini, tetapi harus dengan koneksi Wi-Fi ataupun Hotspot, memang terkesan ribet, tetapi paling tidak kalian tetap bisa terkoneksi ke Internet.

Langkah Progressive Pemerintah

Ini memang merupakan langkah efektif yang dilakukan Pemerintah Negara kita ini, karena jadinya akan sangat Positif, alasannya yakni belakangan memang banyak pengguna Smartphone Android yang kena tipu oleh Seller tidak bertanggung jawab.

Karena, mereka menyampaikan bahwa Smartphone Android yang mereka jual itu resmi, tetapi kenyataannya tidak, sehingga dengan pemberlakukan Peraturan gres ini, maka sudah niscaya Smartphone Android Illegal akan sangat gampang sekali untuk diketahui, bahkan oleh seorang awam pun.

Selain itu, dengan pemberlakukan ini, maka Pemerintah kita tidak akan kecolongan lagi dengan Regulasi dan ketentuan yang sudah dibuat, sehingga Nilai Hukum dinegara kita ini akan lebih bertaji.

Hal positif lainnya yakni dengan adanya kebijakan ini, tentu saja akan meningkatkan sedikit Pendapatan Negara menurut pajak dari Smartphone Android yang masuk secara resmi tersebut, paling tidak bisa membantu untuk memakmurkan Masyarakat dan “Orang Berdasi” yang ada dinegara kita tercinta ini.

Baiklah, cukup hingga disini dulu pengetahuan umum terkait citra seputaran Smartphone Android Illegal dan Regulasinya.

Setelah ini, kita akan pribadi masuk ke masalah Teknis untuk mengetahui apakah IMEI yang dipakai pada Smartphone Android kalian itu resmi atau tidak.

Tetapi, sebelum itu pastikan dulu kalian tahu Nomor IMEI yang ada di Smartphone Android kalian, kalau tidak tahu, silahkan ikuti cara dibawah ini :

Cara Cek Nomor IMEI Smartphone Android

Pada cara kerjanya, disini kami akan memakai 2 langkah yang biasa dipakai untuk melaksanakan Cek Nomor IMEI di Smartphone Android, kedua langkah yang akan kami jelaskan dibawah ini, dipastikan akan memperlihatkan Nomor IMEI bersama-sama dari Smartphone Android bersangkutan.

Berikut yakni 2 Cara Cek IMEI Android yang bisa kalian lakukan :

Akses *#06#

  1. Buka Dial Pad (Aplikasi Phone)
  2. Selanjutnya, masukan & ketik *#06# pada Dial Pad.
  3. Setelahnya, akan muncul Informasi IMEI dari Smartphone Android yang kalian gunakan, menyerupai ini :

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

  1. Agar kalian gampang mengingat IMEI yang muncul tersebut, silahkan catat atau lakukan Screenshot (Tangkapan layar).
  2. Setelahnya, silahkan Cek Nomor IMEI tersebut dengan memakai cara yang sudah kami buat dibawah nanti.

Dari About Phone

  1. Buka Aplikasi Settings (Pengaturan) >> About Phone (Tentang Ponsel) >> Status >> IMEI Information (Informasi IMEI).
  2. Pada sajian ini kalian akan bisa melihat Nomor IMEI yang ada di Smartphone Android kalian, menyerupai ini :

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

  1. Silahkan ingat atau Screeshot Nomor IMEI tersebut, setelahnya silahkan cek apakah IMEI tersebut Resmi atau tidak.

*** Menu letak Informasi IMEI bisa berbeda antar Smartphone Android, tetapi letaknya dipastikan tetap ada di sajian About / About Phone (Tentang / Tentang Ponsel) ***

Jika, kalian sudah mendapat Nomor IMEI yang ada di Smartphone Android yang kalian gunakan kini ini, silahkan cek apakah IMEI tersebut Resmi atau tidak dengan memakai Layanan Resmi milik Pemerintah dibawah ini.

Cek IMEI Android resmi atau tidak

Karena Regulasi ini resmi dikeluarkan oleh Pemerintah Negara Indonesia, maka disini pihak Pemerintah melalui Kementrian Perindustrian telah menciptakan sebuah Tool Online khusus yang sangat mempunyai kegunaan untuk mengecek keaslian dari sebuah IMEI.

Umumnya, kalau IMEI yang dimasukan resmi dan ada di Database, maka IMEI tersebut akan terdaftar dan bisa dipakai menyerupai biasanya, tetapi kalau Illegal, maka akan muncul Status Tidak Terdaftar, yang artinya nantinya Smartphone Android kalian tidak akan bisa memakai Layanan Telekomunikasi Seluler resmi dari dalam negeri.

Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini :

  1. Buka situs https://imei.kemenperin.go.id/
  2. Akan muncul tampilan halaman menyerupai ini :

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

  1. Dalam kotak yang sudah disediakan silahkan masukan Nomor IMEI yang sudah kalian dapatkan sebelumnya (15 Digits).

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

  1. Setelahnya, akan muncul Status dibawahnya, jika IMEI terdaftar, maka akan muncul pemberitahuan menyerupai ini :

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

  1. Tetapi, jika IMEI tidak terdaftar (Android Illegal), maka akan muncul pemberitahuan menyerupai ini :

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

  1. Done!

*** Jika Smartphone Android kalian mempunyai fitur Dual SIM, silahkan masukan 2 buah nomor IMEI yang tersedia, alasannya yakni biasanya setiap 1 SIM, memiliki satu buah Nomor IMEI, sehingga kalau 2 SIM, berarti akan ada 2 buah Nomor IMEI. ***

Terbukti, satu Smartphone Android kami Illegal!

Dari hasil Check IMEI yang kami lakukan, ternyata salah satu Smartphone Android yang kami miliki, tidak terdaftar di database Kemenperin, sehingga sanggup dipastikan bahwa satu Smartphone Android yang kami miliki, nantinya tidak akan mendapat Signal Operator Seluler lagi, alasannya yakni dianggap sebagai sebuah Smartphone Android Illegal.

Sebenarnya kami tidak terkejut untuk hasil ini, alasannya yakni intinya salah satu Smartphone Android yang kami miliki memang dibeli dengan Garansi Distributor, sehingga sanggup dikategorikan sebagai sebuah Smartphone Android Black Market atau Batam.

Dari hasil uji coba yang telah kami lakukan, memang bisa kita ketahui faktanya bahwa Pemerintah Negara kita ini, memang melalukan Kontrol terhadap beredarnya banyak Smartphone Android yang ada kini ini.

Dengan melalui hasil Check diatas, maka kita akan dibentuk berpikir lagi, apakah memang benar ingin membeli Smartphone Android Illegal dengan harga yang lebih murah, tetapi tidak bisa memakai Layanan Seluler tanah air? kami yakin tanggapan kalian niscaya akan tidak.

Karena dengan selish harga yang tidak terlalu jauh dari harga resminya tersebut, pengorbanan kemampuan layanan SIM Card dalam Negeri yang tidak bisa dinikmati tersebut, memang terhitung tidak logis.

Kecuali, kalian hanya ingin membeli sebuah Smartphone Android untuk tujuan lain dan tidak mementingkan Komunikasi, menyerupai itu bermain Games, memakai Fitur Kamera dan lainnya.

Maka, hal tersebut sah-sah saja untuk kalian lakukan, tetapi kalau dimata aturan terang sakali salah, jadi, silahkan kalian pikirkan saja, apakah ingin jadi warga negara yang baik atau tidak?

Nasib Smartphone Android Illegal

Lalu, bagaimana dengan nasib Smartphone Android yang IMEI-nya tidak terdaftar dan dianggap Illegal tersebut?

Secara mekanisme, memang dipastikan setiap Smartphone Android dengan IMEI yang tidak terdaftar di database Kemenperin dipastikan tidak akan bisa memakai Layanan Operator Seluler.

Karena, pihak Pemerintah sudah menjalin kolaborasi dengan pihak Operator Seluler untuk melaksanakan Takedown, terhadap Smartphone Android yang IMEI-nya tidak terdaftar, sehingga sudah niscaya kalian tidak akan bisa menikmati layanan Komunikasi Basic, menyerupai SMS, Telepon dan bahkan Internet.

Hanya saja, nampaknya Pemerintah juga tengah mempertimbangkan untuk sedikit Longgar terhadap pengguna dari Smartphone Android Illegal yang sudah usang aktif.

Karena pada halaman Kemenprin tersebut bisa kita ketahui Informasi sebagai berikut :

 Membedakan Smartphone Android Resmi dan tidak Cara cek IMEI Android resmi atau tidak

Dapat kita ketahui bersama, bahwa pihak Pemerintah akan memberlakukan hal lain terhadap Smartphone Android Illegal yang dipakai sebelum tanggal 17 Agustus 2019 yang akan menjadi dasarnya yakni dosis terhadap usang masa pakainya.

Mungkin saja, Smartphone Android Illegal yang sudah dipakai selama lebih dari 1 Tahun, terhitung dari tanggal sebelum 17 Agustus 2019 akan diberikan sebuah hak khusus, yaitu mungkin saja akan diloloskan.

Benar atau tidak masih belum bisa dikonfirmasi untuk hal ini, tetapi kalau kami sendiri berpandangan, kalau Smartphone Android kalian tidak terdaftar secara resmi, lebih baik kalian membeli sebuah Smartphone Android baru, tentu saja harus yang resmi.

Karena, mungkin dimasa depan Smartphone Android Illegal yang kalian gunakan, meski sudah diloloskan oleh Pemerintah, nantinya akan menjadikan duduk kasus lain.

Daripada menciptakan kalian pusing nantinya, saran kami lebih baik beli Smartphone Android gres kini ini, selanjutnya silahkan sesuaikan saja dengan Budget yang kalian miliki, umumnya kini ini kalian sudah bisa mendapat sebuah Smartphone Android resmi dengan rentang harga yang variatif.

Bahkan kalian bisa mendapat sebuah Smartphone Android resmi dengan harga kurang dari 1 jutaan saja, silahkan pertimbangkan hal ini baik-baik.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita kali ini, duduk kasus ini memang masih menjadikan keresahan dimasyarakat kita kini ini, alasannya yakni pada faktanya memang tidak sedikit pengguna Smartphone Android Illegal tersebut.

Selanjutnya, yang menarik untuk kita amati yakni bagaimana sikap Pemerintah menyikapi hal tersebut, apakah tetap akan kukuh terhadap Peraturan gres tersebut tanpa pandang bulu, aatu ada Opsi Alternatif nantinya, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Terakhir, Regulasi gres terhadap IMEI Smartphone ini akan aktif pada April 2020, sehingga setelahnya hal yang sudah digaungkan oleh Pemerintah Negara kita ini akan menjadi efektif dan bisa kita lihat dampaknya nanti.

Untuk sekarang, kalau kalian pengguna dari Smartphone Android Illegal, mungkin kalian sudah harus mulai menabung lagi untuk membeli sebuah Smartphone Android gres yang resmi tentunya, alasannya yakni kalau kalian masih tetap bersikukuh dengan Smartphone Android Illegal yang kalian gunakan sekarang.

Bisa jadi, kalian akan dirugikan nantinya, tamat kata, biar artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian dan biar hari kalian menyenangkan. P.AW DRD